Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Semarang Perketat Pengawasan Orang Bepergian via Travel

Mayoritas penumpang hendak melakukan perjalanan ke arah barat. Jawa Tengah juga mengantisipasi adanya lonjakan wisatawan di tempat wisata selepas usainya larangan mudik.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 18 Mei 2021  |  22:21 WIB
Semarang Perketat Pengawasan Orang Bepergian via Travel
Petugas Dishub dan Dinkes Kota Semarang melakukan pengecekan di pemberangkatan travel. - Bisnis/Alif
Bagikan

Bisnis.com, SEMARANG - Dinas Perhubungan (Dishub) dan Dinas Kesehatan (Dinkes) Kota Semarang melakukan pengecekan ke sejumlah lokasi pemberangkatan travel di Kota Semarang.

Pengecekan dilakukan dengan menanyakan dokumen perjalanan dan tes antigen.

Kepala Bidang Pengendalian dan Penertiban (Daltib) Dishub Kota Semarang, Danang Kurniawan mengatakan petugas menanyakan dokumen kendaraan berupa kelengkapan KIR, SIM, dan STNK.

"Kami melakukan pengecekan di beberapa pool pemberangkatan travel antara lain ke Rimba Raya, Travel Kencana," kata Danang, Selasa (18/5/2021).

Pihaknya juga mengecek penerapan physical distancing dan pengaturan jaga jarak di kendaraan travel yang hendak mengangkut penumpang. Termasuk juga di ruang tunggu pool pemberangkatan.

Sementara itu, petugas Dinkes juga melakukan pemeriksaan tes antigen kepada sopir dan penumpang yang belum mengantongi surat keterangan bebas Covid-19.

"Tadi kami lakukan tes bagi yang belum punya surat. Alhamdulillah negatif semua," kata Danang

Dia mengatakan, mayoritas penumpang hendak melakukan perjalanan ke arah barat. Selain pengecekan di pool pemberangkatan travel, penyekatan di pos perbatasan masih dilakukan. Penyekatan difokuskan di wilayah timur.

"Pelaku perjalanan tetap wajib membawa surat keterangan bebas Covid-19," tambahnya.

Pemerintah Provinsi Jawa Tengah mengantisipasi adanya lonjakan wisatawan di tempat wisata selepas usainya larangan mudik. Diketahui, larangan mudik Lebaran berlaku dari 6 Mei-17 Mei 2021.

“Kita review tempat wisata yang kemungkinan Sabtu (22/5)-Minggu (23/5) besok masih akan ramai. Sudah kita minta untuk dicek semuanya, agar tidak hanya wahana air tapi juga wahana permainan agar sisi keselamatannya terjaga,” kata Gubernur Jateng Ganjar Pranowo, Selasa (18/5/2021).

Langkah Ganjar tersebut dilatarbelakangi dengan usainya masa pelarangan mudik Lebaran dari pemerintah. Sebab kemungkinan karena mulai 18 Mei sudah tidak ada penahanan arus mudik, maka tidak menutup kemungkinan masih akan ada arus mudik. “Artinya, akan ada mudik setelah tanggal 17 Mei,” tambahnya.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng semarang Arus Balik
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top