Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkab Demak Berikan Kelonggaran Administrasi bagi Warga Belum Vaksin

Masyarakat Demak yang hendak vaksin diharap tidak perlu khawatir jika menjumpai kendala administrasi.
Alif Nazzala Rizqi
Alif Nazzala Rizqi - Bisnis.com 25 Oktober 2021  |  08:40 WIB
Pemkab Demak Berikan Kelonggaran Administrasi bagi Warga Belum Vaksin
Suasana audiensi ganti untung pembebasan lahan jalan tol Semarang -Demak, Senin (8/3/21). - Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, Demak - Pemerintah Kabupaten Demak terus melakukan upaya percepatan vaksinasi dengan memberikan kelonggaran. 

Adapun, Pemkab Demak memberikan kelonggaran, bagi masyarakat yang belum memenuhi syarat administrasi tetap akan dilakukan vaksinasi.

Bupati Demak Eisti’anah mengatakan, masyarakat Demak yang hendak vaksin diharap tidak perlu khawatir jika menjumpai kendala administrasi. Mereka akan tetap dilayani, sembari dilakukan perbaikan data. 

Hal tersebut dilakukan setelah adanya temuan nomor induk KTP (NIK) yang telah digunakan orang lain untuk melakukan vaksinasi. Kendati demikian kasus itu telah ditindaklanjuti dan dikoordinasikan antara Dinas Dukcapil dan Puskesmas, sehingga masyarakat akan tetap dilayani vaksinasi.

“Sembari ini [administrasi] diurus yang bersangkutan, tetap dilayani di vaksin. Kemarin ada beberapa kecamatan yang seperti itu, sudah clear,” jelasnya, Minggu (24/10/2021)

Dia menambahkan, bagi warga yang tidak mempunyai KTP Demak, dapat mengikuti pelaksanaan vaksinasi Covid-19 di Demak.

“Tidak apa-apa jika tidak punya KTP Demak, sangat boleh sekali vaksin di Demak. Dapat mendatangi di puskesmas terdekat dan langsung dilayani,” terangnya.

Terkait kondisi PPKM , Eisti menjelaskan, di Kabupaten Demak sudah masuk ke level 2. Sesuai aturan dari pemerintah pusat, pelaksanaan pembelajaran tatap muka (PTM) boleh dilaksanakan, tetapi dengan ketentuan yang di tetapkan dan memperketat protokol kesehatan secara ketat.

“PTM sudah boleh , namun harus ada syarat yaitu 50 persen yang mengikuti PTM, dan waktunya tidak full hanya 4 jam dan protokol kesehatan ketat,” ungkapnya. (k28)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

ktp demak Vaksin Covid-19
Editor : Hafiyyan
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top