Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com

Konten Premium

Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pemkot Yogyakarta Larang Penggunaan Skuter Listrik di Jalan Raya

Penggunaan skuter listrik di jalan raya dilarang oleh Pemkot Yogyakarta. Alasannya karena keselamatan.
 Sirojul Khafid
Sirojul Khafid - Bisnis.com 11 Januari 2022  |  14:50 WIB
Pemkot Yogyakarta Larang Penggunaan Skuter Listrik di Jalan Raya
Skuter listrik Spin S-200. - Ford Motor
Bagikan

Bisnis.com, Yogyakarta - Pemerintah Kota Jogja akan menindak tegas pengguna skuter listrik yang melintas di jalan raya. Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Jogja yang akan menjadi mengamankan skuter listrik tersebut.

“Bukan menyita, tapi mengamankan, demi keselamatan,” kata Kepala Dishub Kota Jogja, Agus Arif Nugroho, Selasa (11/1/2022).

Merujuk pada Peraturan Menteri Perhubungan Nomor 45 Tahun 2020 tentang Kendaraan Tertentu yang Menggunakan Penggerak Listrik, skuter listrik tidak boleh melaju di jalan raya. Skuter listrik tetap boleh digunakan, namun di kawasan tertentu.

Kawasan tertentu ini seperti lajur khusus sepeda atau lajur khusus sejenis. Selain itu, skuter juga bisa melaju di kawasan pedestrian, permukiman, car free day, wisata, kantor, dan luar jalan.

Untuk kawasan pedestrian yang bisa dilalui skuter listrik adalah yang bisa menampung pejalan dan kendaraan. Satu hal yang perlu diperhatikan, skuter listrik bisa melaju di pedestrian dengan asumsi tidak menggangu pejalan kaki.

“Untuk jalur khusus sepeda, contohnya seperti di Jakarta, ada pembatas jalannya. Kami belum punya, jalannya masih kecil,” kata Agus.

“Itu [skuter listrik] kendaraan tidak stabil, berbahaya, kami lebih sayang masyarakat, aspek keselamatannya diutamakan. Mereka punya sendiri atau pinjam, prinsipnya tidak boleh gunakan di jalan raya,” lanjut Agus.

Ia mengimbau masyarakat memahami keselamatan lebih dari sebuah sensasi. “Berkendara dan foto-foto boleh, tapi dipahami, pemerintah bukan mengekang tapi jaga keselamatan,” kata Agus.

Wakil Wali Kota Jogja, Heroe Poerwadi, mengatakan akan ada pembatasan jumlah skuter yang beroperasi di kawasan Tugu sampai Malioboro. Pembatasan ini agar pengguna skuter tidak mengganggu masyarakat di kawasan pedestrian.

“Pembatasan ini sedang kami lakukan dan juga sedang menyetop dulu selain yang di pedestrian. Kami lihat ada antusiasme masyarakat [menggunakan skuter listrik] di sana. Kalau tidak diatur dari awal bisa mengganggu, supaya tidak banyak permasalahan di kemudian hari. Skuter beredarnya hanya di tempat yang bukan jalan umun, sedang kami siapkan rutenya dulu,” kata Heroe.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

skuter listrik

Sumber : Solopos.com

Editor : Setyo Puji Santoso
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

back to top To top