Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Polisi Petakan Potensi Konflik di Jateng

Irjen Pol Ahmad Luthfi mengingatkan potensi terjadinya konflik baik vertikal ataupun horizontal di Jawa Tengah.
M Faisal Nur Ikhsan
M Faisal Nur Ikhsan - Bisnis.com 17 Januari 2022  |  15:24 WIB
Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi saat melakukan cek arus balik di Pospam Kalikangkung. - Bisnis/Alif Nazzala Rizki
Kapolda Jateng Irjen Pol. Ahmad Luthfi saat melakukan cek arus balik di Pospam Kalikangkung. - Bisnis/Alif Nazzala Rizki

Bisnis.com, SEMARANG – Kepala Kepolisian Daerah (Kapolda) Jawa Tengah, Irjen. Pol. Ahmad Luthfi, memberikan instruksi khusus kepada jajarannya. Hal tersebut dilakukan untuk mendukung langkah pemerintah yang mencanangkan tahun 2022 sebagai tahun toleransi.

“Untuk mengantisipasi terjadinya konflik komunal, Polri harus mengantisipasi terjadinya gesekan di tengah masyarakat serta lakukan pemetaan terkait potensi konflik antar kelompok masyarakat di wilayah kita,” jelas Luthfi saat memimpin apel di Lapangan Mapolda Jateng, Senin (17/1/2022).

Dalam arahannya, Luthfi meminta jajaran Polda Jateng agar dapat memetakan potensi konflik di tiap-tiap wilayah. Selain itu, langkah koordinasi dengan tokoh masyarakat, tokoh agama, serta pengambil kebijakan juga perlu dilakukan.

Luthfi juga menyampaikan bahwa Jawa Tengah tak lepas dari potensi terjadinya konflik. Gesekan masyarakat terkait perbedaan identitas politik dan SARA perlu diantisipasi untuk menghindari terjadinya konflik horizontal di masyarakat. Sementara itu, terkait konflik vertikal, sinergitas antara jajaran Polri dengan TNI harus terus dijaga.

“Saya ingin sinergitas dan soliditas dengan TNI terus terjaga. Akan ada tindakan tegas bagi anggota apabila terjadi gesekan dengan TNI,” tegas Luthfi, dikutip dari siaran pers.

Kepolisian memilih peran penting untuk menjaga sekaligus menciptakan situasi yang aman dan kondusif. Harapannya, stabilitas tersebut bisa memberikan dampak positif bagi iklim investasi di Jawa Tengah.

Luthfi menilai stabilitas tersebut sangat diperlukan Jawa Tengah terlebih di tengah kondisi pandemi Covid-19. Meskipun saat ini kasus Covid-19 sudah mulai melandai, namun upaya penanganan masih harus terus dilakukan secara serius. “Jangan jumawa, saat ini di Jakarta saja Omicron sudah tembus 1.000 kasus. Jateng harus waspada,” tegasnya.

Sebelumnya, Kapolda Jawa Tengah sempat terjun langsung untuk mengawasi pengamanan kegiatan masyarakat yang berpotensi menimbulkan konflik ataupun insiden. Salah satunya adalah peringatan HUT PDIP ke-49 di Kabuapten Magelang yang bertepatan dengan peringatan Milad PPP di Kabupaten Temanggung.

“Apresiasi saya berikan pada seluruh peserta, serta masyarakat Magelang dan Temanggung. Kegiatan berjalan aman dan massa secara umum cukup tertib,” ucap Luthfi seperti dikutip dari siaran pers tertanggal 16 Januari 2021.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng polda jateng

Sumber : polri.go.id

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Banner E-paper
To top