Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jelang Ramadan, Pemkot Yogyakarta Genjot Capaian Vaksinasi Booster

Diharapkan, saat Ramadan nanti, seluruh warga di Kota Yogyakarta sudah menerima vaksin dosis ketiga.
M Faisal Nur Ikhsan
M Faisal Nur Ikhsan - Bisnis.com 18 Maret 2022  |  18:44 WIB
Ilustrasi. - Freepik
Ilustrasi. - Freepik

Bisnis.com, SEMARANG - Pemerintah Kota Yogyakarta tengah menggenjot capaian vaksinasi dosis ketiga atau vaksin booster.

Wakil Wali Kota Yogyakarta, Heroe Poerwadi, menjelaskan bahwa saat ini pihaknya kembali mengaktifkan sentra vaksinasi di Kantor Kelurahan dan Kemantren.

"Vaksinasi booster sendiri sudah bisa dilakukan di sejumlah Puskesmas dan fasilitas kesehatan rujukan Dinkes," jelas Heroe saat meninjau pelaksanaan vaksinasi di Kelurahan Bumijo, Jumat (18/3/2022).

Dikutip dari laman Pemerintah Kota Yogyakarta, Heroe berharap agar target vaksinasi di wilayah tersebut bisa selesai pada Maret ini. Dengan demikian, pada Ramadan dan Idulfitri nanti, kekebalan tubuh masyarakat sudah terbentuk.

"Untuk capaian booster di Kota Yogyakarta sudah lebih dari 56 persen dan ketika bulan Ramadan nanti vaksinasi tetap jalan," jelas Heroe.

Berdasarkan catatan Kementerian Kesehatan, hingga 18 Maret 2022, capaian vaksinasi di Kota Yogyakarta sudah masuk dalam kategori memadai. Dari 1.953.724 dosis vaksin yang diterima, laju rata-rata vaksinasi secara mingguan di Kota Yogyakarta mencapai 2.363 dosis.

Capaian vaksinasi hingga dosis kedua di Kota Yogyakarta dilaporkan telah melebihi target. Cakupan vaksinasi lengkap bagi warga dengan KTP Kota Yogyakarta telah mencapai 104,65 persen. Sementara itu, capaian vaksinasi warga lansia ber-KTP Kota Yogyakarta telah berada di angka 91,79 persen.

Sebagai informasi, hingga saat ini, Kota Yogyakarta dan 4 Kabupaten lain di DI Yogyakarta masih berstatus Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Level 4. Pemerintah Kota Yogyakarta telah mengeluarkan Surat Edaran No.443/740/SE/2022 untuk mengatur sejumlah pembatasan.

Melalui surat edaran tersebut, Pemerintah Kota Yogyakarta membatasi kegiatan pertemuan tatap muka baik di instansi pemerintahan, kantor, ataupun sekolah. Surat edaran tersebut secara langsung juga mengatur pelaksanaan pembelajaran tatap muka yang sebelumnya sempat dilakukan. Kini, dengan status PPKM Level 4, proses pembelajaran di DI Yogyakarta kembali menggunakan metode pembelajaran jarak jauh.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

yogyakarta Vaksin Covid-19

Sumber : jogjakota.go.id

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

To top