Cari berita
Bisnis.com

Konten Premium

Bisnis Plus bisnismuda Koran Bisnis Indonesia tokotbisnis Epaper Bisnis Indonesia Konten Interaktif Bisnis Indonesia Group Bisnis Grafik bisnis tv

Okupansi Hotel di Sukoharjo Naik Drastis

Undangan Pak Jokowi 6.000 jika dikalikan dua sudah 12.000 orang, belum simpatisan dan beberapa yang tidak diundang.
Magdalena Naviriana Putri
Magdalena Naviriana Putri - Bisnis.com 04 Desember 2022  |  14:40 WIB
Okupansi Hotel di Sukoharjo Naik Drastis
Ilustrasi kamar hotel. - Antara
Bagikan

Bisnis.com, SUKOHARJO– Okupansi hotel di Sukoharjo meroket jelang ngunduh mantu putra bungsu Presiden Joko Widodo, Kaesang Pangarep dan Erina Gudono, yang bakal digelar di Kota Solo, Minggu (11/12/2022). Sejumlah undangan acara tersebut telah melakukan reservasi di berbagai hotel Soloraya.

Seperti diketahui Kaesang dan Erina dikabarkan akan melangsungkan pernikahan di salah satu hotel di wilayah Sleman pada Sabtu (10/12/2022) mendatang. Sementara ngunduh mantu pernikahan akan dilangsungkan di Pura Mangkunegaran Solo pada Minggu (11/12/2022).

Ketua Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) Sukoharjo, Oma Nuryanto menyebut kenaikan okupansi tersebut mencapai 100% dari biasanya.

“Okupansi hotel selama weekend sebetulnya sudah penuh, apalagi kalau ada event tambah penuh lagi. Saat ini bisa dibilang naik 100%. Untuk wilayah yang paling ramai di Solobaru pasti, karena Solobaru istilahnya Sentral karena ada mal, perkantoran dan aksesnya merupakan jalan utama ke arah Solo,” jelas Oma ketika dikonfirmasi, Minggu (4/11/2022).

Dia mengatakan hotel tidak perlu melakukan penawaran, bahkan beberapa tamu kemungkinan tak akan mendapat kamar jika mengambil pemesanan selama sepekan mendatang jika tidak dilakukan segera. Hal itu lantaran undangan mantu presiden itu mencapai ribuan.

“Mungkin hotel akan nolak-nolak karena harinya weekend tidak ada event pun weekend tetap ramai. Di Soloraya sudah pasti penuh karena undangan Pak Jokowi 6.000 jika dikalikan dua sudah 12.000 orang, belum simpatisan dan beberapa yang tidak diundang. Karena mengadakan pesta rakyat to itu, saya yakin penuh blek dan solo macet,” ungkap Oma.

Dia mengatakan berbagai event kelas nasional yang diagendakan di Solo memberikan multiplayer efek bagi perekonomian secara makro. Sehingga kuliner, UMKM, penginapan hingga kesenian menurutnya semua mendapat berkah terutama bagi wilayah Soloraya.

“Misalnya makanan yang jual di Solo tetapi produksi di Sukoharjo. Misalnya nasi liwet, kripik belut dan lainnya. Ini multi player effectnya bagus sekali. Kami berharap akan banyak event ke depannya,” terang Oma.

“Ya kami berterima kasih karena banyak event di Solo apalagi September 2022 hingga Desember 2022 ini juga masih banyak event. Januari 2023 juga akan ada event nasional milik NU di Solo. Bagus sih, dengan event kelas nasional otomatis mendatangkan banyak tamu,” imbuh dia.

Sementara itu dia mengatakan dari pihak panitia hajatan sudah menyiapkan 220 bus untuk penjemputan di lokasi kantong penginapan.

“Kalau keamanan sudah siap dan pasti aman orang yang bikin acara pimpinan negara. Sudah pasti super aman tidak diragukan,” ujar Oma.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

perhotelan pemkab sukoharjo surakarta Solo kaesang jateng

Sumber : JIBI/Solopos

Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top