Setiap Desa di Kendal Bakal Kelola BUMDes

Pemerintah Kabupaten Kendal menargetkan seluruh 266 desa memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).
Hafiyyan
Hafiyyan - Bisnis.com 06 November 2019  |  19:33 WIB
Setiap Desa di Kendal Bakal Kelola BUMDes
Pekerja memilah sampah hasil pengumpulan dari warga di Pengolahan Sampah, Tembok Rejo, Muncar, Banyuwangi, Jawa Timur, Selasa (15/10/2019). Pengolahan sampah oleh Systemiq dibawah naungan Bumdes setempat yang dikerjakan oleh 63 tenaga kerja itu, mampu mengolah sekitar 13 ton sampah per hari hasil pengumpulan dari 9 ribu rumah dengan omset sekitar Rp100 juta perbulan. - Antara/Budi Candra Setya

Bisnis.com, KENDAL—Pemerintah Kabupaten Kendal menargetkan seluruh 266 desa memiliki Badan Usaha Milik Desa (BUMDes) untuk meningkatkan Pendapatan Asli Daerah (PAD).

Bupati Kendal Mirna Anissa menyampaikan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat, terutama di sektor UMKM,  pariwisata, dan ekonomi kretif, setiap desa wajib memiliki BUMDes. Keberadaan BUMDes juga dapat mendongkrak PAD Kendal.

“BUMDes bertujuan untuk meningkatkan perekonomian masyarakat dengan usaha UMKM, Desa Wisata atau usaha kreatif dan inovatif lain,” paparnya dalam siaran pers, Rabu (6/11/2019).

Menurut Mirna, Pemkab Kendal menitikberatkan pada perekonomian skala kecil untuk meningkatkan kesejahteraan masyarakat. Pasalnya, usaha mikro, kecil, dan menengah lebih tahan terhadap berbagai tekanan kondisi ekonomi, terutama dari pengaruh eksternal.

Sebagai salah satu kota dari program 100 smart city, Kabupaten Kendal mengandalkan potensi lokal untuk membuat aplikasi yang terkoneksi dengan semua jaringan. Dengan demikian, pelayanan pemerintah semakin cepat dan terjangkau, tak terkecuali dengan UMKM dan Desa Wisata.

Aplikasi berbasis Smart City yang sudah beroperasi adalah Poskamling Pintar, Pelayanan Kesehatan PSC 119 siaga, dan Pengaduan masyarakat (UP4) Diskominfo Kendal. Teknologi informasi dan komunikasi akan terintegrasi dengan pelayanan masyarakat.

Selain itu, dalam waktu dekat Pemkab Kendal akan merilis aplikasi peternakan pintar yang uji cobanya dilakukan di Kecamatan Sukorejo.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :
jawa tengah, kendal

Editor : Miftahul Ulum
KOMENTAR


Berita Terkait



Berita Terkini Lainnya

Top