Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pembangunan Objek Wisata Kuliner di Klaten Habiskan Rp4,6 Miliar

Kawasan Rowo Jombor, Bayat, Klaten dikembangkan menjadi pusat wisata kuliner.
M Faisal Nur Ikhsan
M Faisal Nur Ikhsan - Bisnis.com 07 Januari 2021  |  16:47 WIB
Wisatawan berfoto di Rowo Jombor, Klaten. - JIBI/Solopos
Wisatawan berfoto di Rowo Jombor, Klaten. - JIBI/Solopos

Bisnis.com, KLATEN – Masyarakat Klaten kini dapat menikmati objek wisata baru di wilayah Rowo Jombor, Bayat. Anggaran sebesar Rp4,6 miliar dari Pemerintah Pusat telah habiskan untuk membangun objek wisata kuliner di wilayah tersebut.

Kepala Seksi Pemerintahan Desa Krakitan Bayat Klaten Sinung Widiatmoko mengungkapkan antusiasme masyarakat atas pembangunan objek wisata tersebut tinggi. “Di sini dibangun taman, area jogging track dan spot selfie,” jelas Sinung dalam keterangan tertulis, Kamis (7/1/2021).

Berbagai fasilitas tersebut sudah dapat dinikmati masyarakat. Meskipun demikian, proses pembangunan tahap kedua masih akan dilakukan pada 2021 ini. “Pembangunan tahap satu saat ini sudah terbangun dua bangunan utama untuk kuliner. Masing-masing bangunan utama terdapat 8 kios. Di sini nanti warung makan akan dibangun,” tambahnya.

Rowo Jombor hanya berjarak 8 kilometer dari pusat Kota Klaten. Objek wisata waduk ini memiliki panjang 7,5 kilometer. Fungsi utama dari waduk ini adalah untuk mengairi wilayah persawahan di musim kemarau. Selain itu, waduk ini juga berfungsi untuk menghindari bencana banjir apabila curah hujan di Klaten sedang tinggi.

Pembangunan di Rowo Jombor semakin memperkaya destinasi wisata yang ada di Klaten. Selain Rowo Jombor, Klaten juga memiliki berbagai destinasi wisata candi. Misalnya saja Candi Prambanan, Candi Plaosan, dan Candi Sewu.

Objek wisata alam juga menjadi salah satu unggulan pariwisata Klaten. Seperti mata air Cokro dengan luas kawasan 10 hektare. Objek wisata ini terbentang di pinggiran Kali Pusur dan hanya berjarak 5 kilometer dari Kota Klaten. Beberapa mata air juga tersedia di Desa Ponggok. Selain Umbul Ponggok yang populer, ada pula Umbul Besuki, Umbul Sigedang, dan Umbul Kapilaler.

Wisatawan yang ingin membeli oleh-oleh juga bisa mengunjungi beberapa sentra kerajinan di Klaten. Seperti sentra Keramik Melikan yang berlokasi di Dukuh Pagerjurang, Desa Melikan, Kecamatan Wedi. Ada pula kerajinan Blungkrah Kayu yang terbuat dari akar batang bambu. Selain berbagai kerajinan tersebut, wisatawan juga bisa berburu kerajinan kain khas Klaten yang berlokasi di Pedan.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata jateng klaten
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top