Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Pembatasan Kegiatan Masyarakat, Dishub Semarang Perketat Pengawasan

Sanksi bagi angkutan umum yang tidak melakukan physical distancing berupa penurunan penumpang.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 11 Januari 2021  |  12:23 WIB
Kepala Dishub Kota Semarang, Endro Pudyo Martantono saat memberikan keterangan kepada wartawan. - Bisnis/Alif N.
Kepala Dishub Kota Semarang, Endro Pudyo Martantono saat memberikan keterangan kepada wartawan. - Bisnis/Alif N.

Bisnis.com, SEMARANG - Dinas Perhubungan (Dishub) Kota Semarang mengatakan akan memperketat aturan transportasi selama PPKM dua pekan mendatang. Hal yang paling disoroti Dishub adalah aturan pembatasan penumpang sebanyak 50 persen bagi angkutan umum.

Kepala Dishub Kota Semarang, Endro Pudyo Martantono mengatakan akan menindak kendaraan yang tidak melakukan physical distancing atau pembatasan penumpang.

"Sebentar lagi kita akan perketat dengan penindakan terhadap kendaraan yang tidak melakukan physical distancing, terutama kendaraan angkutan umum," ucap Endro setelah mengikuti apel gelar pasukan pengamanan PPKM, Senin (11/1/2021).

Dis mengatakan, sanksi bagi angkutan umum yang tidak melakukan physical distancing berupa penurunan penumpang.

"Maka mohon maaf, penumpang diturunkan dan harus menunggu angkutan berikutnya. Selain itu diperingatkan dan sanksi moral," tambahnya.

Selanjutnya, bagi kendaraan pribadi, Endro mengatakan bahwa pembatasan 50 persen sudah diatur dari dulu dan masih berlaku sampai sekarang.

Selanjutnya, untuk angkutan umum Bus Rapid Transit (BRT) di Kota Semarang tetap memberlakukan pembatasan penumpang dan jam operasional sampai pukul 19.00 WIB.

Selain memperketat aturan pembatasan penumpang, Dishub Kota Semarang juga melakukan penutupan 9 ruas jalan di Kota Semarang.

Ada dua kawasan yang tidak ditutup selama 24 jam saat pengetatan PKM. Kawasan Simpang Lima dan Kota Lama Semarang. Yakni Jalan Pahlawan, Pandanaran, Ahmad Yani, Gajahmada, Kawasan Kota Lama serta Pemuda.

Sementara sisanya, Jalan Tanjung, Jalan Supriyadi, dan Jalan Lamper Tengah Raya ditutup 24 jam selama 14 hari. Menurutnya, aturan ini sama seperti pemberlakuan PKM periode lalu. (k28)

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng semarang Pembatasan Sosial Berskala Besar (PSBB)
Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

BisnisRegional

To top