Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Sejumlah Kereta Api di Yogyakarta Mengubah Pola Operasi

Rencana pola operasi terkait dengan adanya rintang jalan di jembatan KA di antara stasiun Linggapura - Bumiayu tersebut yakni dengan memutar perjalanan KA melewati stasiun Semarang - Gundih - Solo.
Catur Dwi Janati
Catur Dwi Janati - Bisnis.com 13 Januari 2021  |  08:41 WIB
Foto udara jembatan rel Kereta Api (KA) ambruk di Dukuh Timbang, Desa Tonjong, Brebes, Jawa Tengah, Selasa (12/1/2021). Menurut PT KAI Daop V Purwokerto, perjalanan KA kembali normal dengan pengalihan melewati jembatan jalur hilir karena jembatan jalur hulu yang menghubungkan Jakarta-Yogyakarta-Surabaya via jalur Selatan ambruk akibat diterjang banjir Sungai Glagah. - Antara/Oky Lukmansyah
Foto udara jembatan rel Kereta Api (KA) ambruk di Dukuh Timbang, Desa Tonjong, Brebes, Jawa Tengah, Selasa (12/1/2021). Menurut PT KAI Daop V Purwokerto, perjalanan KA kembali normal dengan pengalihan melewati jembatan jalur hilir karena jembatan jalur hulu yang menghubungkan Jakarta-Yogyakarta-Surabaya via jalur Selatan ambruk akibat diterjang banjir Sungai Glagah. - Antara/Oky Lukmansyah

Bisnis.com, YOGYAKARTA - Perjalanan Kereta Api (KA) di lintas Daerah Operasional (Daop) 5 dan Daop 6 alami gangguan. Adanya gangguan di area Lintas Daop 5 menyebabkan perjalanan tersendat.

Manager Humas PT KAI Daop 6 Yogyakarta, Supriyanto menyampaikan pada Senin (11/1) telah terjadi Rintang Jalan yang mengganggu perjalanan KA di Lintas Daop 5 Purwokerto. Rintang Jalan berupa jembatan ambles terjadi tepatnya di Jembatan KA antara Stasiun Linggapura - Bumiayu.

"Telah terjadi Gangguan perjalanan KA, yang berdampak beberapa KA harus dilakukan perubahan pola operasi," terang Supriyanto pada Selasa (12/1).

Dijelaskan Supriyanto, rencana pola operasi terkait dengan adanya rintang jalan di jembatan KA di antara stasiun Linggapura - Bumiayu tersebut yakni dengan memutar perjalanan KA melewati stasiun Semarang - Gundih - Solo.

Adapun beberapa KA yang terdampak diantaranya KA Argo Lawu dengan relasi Gambir - Solo, terlambat 25 menit dari jadwal pukul 05.28 WIB. Selanjutnya ada KA Gajayana dengan relasi Gambir-Malang, masuk Solo pukul 05.48 terlambat 213 menit dari jadwal pukul 02.54 WIB. Terkahir ada KA Mataram dengan relasi Pasarsenen- Solobalapan masuk Solo pukul 06.27 WIB terlambat 37 menit.

Selain itu Supriyanto menerangkan jika perjalanan KA Ranggajati dengan relasi Cirebon - Jember pada pagi ini harus memutar dari Cirebon - Semarang - Gundih - Solo Balapan. Penumpang KA Ranggajati dari Yogyakarta - Klaten selanjutnya akan dinaikkan KA Prameks menuju Solobalapan.

"KAI menyampaikan permohonan maaf atas ketidaknyamanan gangguan perjalanan Kereta Api tersebut. KAI tetap mengutamakan keselamatan dan keamanan perjalanan KA, termasuk penumpang dan barang yang diangkutnya. Tetap patuhi protokol kesehatan dalam rangka pencegahan penyebaran virus Covid-19," tutur Supriyanto.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng kereta api

Sumber : JIBI/Harian Jogja

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top