Tunggu Pelantikan, Sri Mulyani Pilih Berdiet dan Nonton Drakor

Bupati Klaten, Sri Mulyani, tengah menunggu pelantikan periode kedua jabatan kepala daerah yang bakal dilaksanakan pada pekan depan.
Sri Mulyani terpilih memimpin Kabupaten Klaten untuk kedua kalinya./klatenkab.go.id
Sri Mulyani terpilih memimpin Kabupaten Klaten untuk kedua kalinya./klatenkab.go.id

Bisnis.com, KLATEN – Sri Mulyani kembali menjalankan aktivitasnya sebagai ibu rumah tangga. Sembari menunggu agenda pelantikan, Bupati Klaten terpilih ini memutuskan untuk mulai berdiet.

“Ingin mengecilkan badan. Saya kan juga seorang ibu dan seorang istri ya, [sehari-hari menjalankan] rutinitas seorang ibu rumah tangga,” tuturnya, Jumat (26/2/2021).

Dalam keterangan tertulis yang diterima Bisnis, orang nomor satu di Klaten, Jawa Tengah ini mengaku bersyukur bisa kembali menjalankan tugasnya sebagai seorang istri sekaligus ibu bagi keluarganya.

Tak hanya itu, di waktu luangnya tersebut, ia mengaku bisa kembali menonton drama korea, “Hobi yang terpendam,” tambahnya.

Jelang pelantikan dirinya menjadi Bupati Klaten untuk kedua kalinya, Sri Mulyani berharap bisa kembali mengemban tugasnya sebagai bupati klaten dengan baik.

“Saya juga mohon doa restu kepada seluruh masyarakat Klaten untuk bisa mengemban tugas ke depan. Klaten yang maju, mandiri, dan sejahtera, butuh kerja sama. Perjuangan masih panjang,” jelasnya.

Sri Mulyani unggul dalam Pilkada Serentak Klaten yang dilaksanakan pada 2020 lalu.

Pasangan Sri Mulyani – Yoga Hardaya tercatat memperoleh 378.418 suara atau 50,18 persen dukungan.

Pada pelaksanaan Pilkada 2020, Komisi Pemilihan Umum Kabupaten Klaten mencatat ada 778.852 suara terkumpul.

Dari jumlah tersebut, terdapat sebanyak 754.078 suara sah dengan 24.774 suara yang tak dihitung karena dianggap tidak sah.

Rencananya, proses pelantikan bupati dan wakil bupati terpilih di Jawa Tengah akan diselenggarakan pekan depan.

“Sudah ada ketentuannya, sudah kami siapkan nanti tanggal 25 atau 26,” jelas Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah.

Ganjar menjelaskan bahwa proses pelantikan akan digelar secara virtual.

Ganjar juga telah menujuk 21 pejabat pelaksana harian (Plh) untuk melaksanakan tugas kepala daerah.

“Plh sudah, sudah saya teken semuanya. Tinggal jalan,” jelasnya.

Meskipun demikian, tak semua bupati/wali kota di Jawa Tengah akan digantikan oleh Plh tersebut.

Sebagian ada yang masih dijabat oleh kepala daerah sebelumnya, karena memang masa jabatannya belum selesai.

Berdasarkan Surat Keputusan Gubernur Jawa Tengah No.131/0002748 Tahun 2021, Jaka Sawaldi ditunjuk menjadi Plh Bupati Klaten terhitung sejak 16 Februari lalu.

Sebelumnya, Jaka menjabat sebagai Sekretaris Daerah Kabupaten Klaten.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Editor : Saeno
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper