Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jateng Dominasi Zona Merah Corona di Pulau Jawa

Meski daerah zona oranye mendominasi, peta sebaran wilayah berzona merah mengalami penurunan.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 05 Maret 2021  |  05:44 WIB
Zona risiko Covid/19 Jateng dan Jatim.
Zona risiko Covid/19 Jateng dan Jatim.

Bisnis.com, JAKARTA - Satuan Tugas Penanganan Covid-19 menyatakan peta zonasi risiko terkini menunjukkan sebagian besar wilayah di Indonesia berzona Oranye atau memiliki risiko sedang.

"Pertanggal 28 Februari 2021 bahwa jumlah zona Oranye di Indonesia , ada 277 kabupaten/kota atau lebih dari 50 persen dari total 514 kabupaten/kota. Keadaan ini harus segera diperbaiki," ujar Koordinator Tim Pakar dan Juru Bicara Pemerintah untuk penanganan Covid-19 Wiku Adisasmito di Jakarta, Kamis (4/3/21).

Meski daerah zona oranye mendominasi, peta sebaran wilayah berzona merah mengalami penurunan. Berdasarkan data Satgas Covid-19 kini hanya tersisa 12 wilayah di Indonesia yang masih berada di zona merah yang sebelumnya ada 16 kabupaten-kota.

Adapun 12 wilayah zona merah itu didominasi kab/kota di Jawa Tengah seperti Wonogiri, Wonosobo, Cilacap, Kota Surakarta, Banyumas, dan Rembang, serta Bantul di Yogyakarta.

Kemudian Bali menyumbang tiga daerah yang masih berada di zona merah yakni Badung, Kota Denpasar, dan Tabanan. Sementara sisanya ada di Nusa Tenggara Timur seperti di Kupang dan Kota Kupang.

DKI Jakarta dan Jawa Barat yang biasanya menjadi wilayah penyumbang angka terbanyak selain Jateng dan Jatim, justru kini nihil zona merah. Adapun zona kuning mencapai 211 kabupaten/kota.

"Bahwa zona oranye bukan zona risiko yang aman, mohon kepada masyarakat daerah dan masyarakatnya untuk tidak berpuas diri hanya dengan tidak berada di zona merah," kata dia.

Menurut Wiku, meski kini wilayah zona merah mengalami penurunan bukan berarti pemerintah setempat bisa berpuas diri karena berada di zona oranye maupun kuning (risiko rendah). Pada dasarnya, penularan masih tinggi dan diperlukan penanganan yang lebih intensif untuk semakin menekan angka penularan.

"Perkembangan zona risiko, dimohon kesediaan masing-masing daerah untuk terus memantau dan menjadikan perkembangan ini sebagai salah satu target penanganan untuk dapat segera diperbaiki perkembangannya. Jangan sampai ada daerah yang hampir 10 bulan di zona oranye," kata dia.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng Virus Corona

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top