Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Bupati Klaten Minta Masyarakat Beli Sawah

Permintaan tersebut secara khusus diberikan bagi masyarakat yang menerima uang ganti rugi akibat pembangunan proyek Tol Solo - Yogyakarta.
M Faisal Nur Ikhsan
M Faisal Nur Ikhsan - Bisnis.com 23 Maret 2021  |  14:18 WIB
Kendaraan bermotor melintas di area interchange ruas Tol Solo-Semarang, di Denggungan, Banyudono, Boyolali - JIBI/M. Ferri Setiawan
Kendaraan bermotor melintas di area interchange ruas Tol Solo-Semarang, di Denggungan, Banyudono, Boyolali - JIBI/M. Ferri Setiawan

Bisnis.com, KLATEN – Bupati Klaten, Sri Mulyani, meminta agar masyarakat penerima ganti rugi Tol Solo – Yogyakarta untuk dapat membelanjakan uangnya dengan bijak. Hal tersebut dilakukan karena banyaknya lahan pertanian yang terdampak pembangunan proyek tol.

Lebih baik dibelikan sawah baru, sehingga masih bisa bertani dan produktif. Karena sawah yang terdampak tol tidak akan kembali, hilang, karena sudah berganti fungsi,” jelasnya dalam rilis, Senin (22/3/2021).

Sri berpesan agar masyarakat tidak konsumtif dalam membelanjakan uang hasil ganti rugi tersebut. “Kalau dibelikan sawah, yang petani tetap bisa bertani, tetap bisa panen. Sehingga Klaten yang terkenal sebagai lumbung padi tidak luntur,” tambahnya.

Berdasarkan data Dinas Pertanian, Ketahanan Pangan, dan Perikanan (DPKPP) Kabupaten Klaten, setidaknya ada sekitar 375 hektare sawah yang terdampak pembangunan Tol Solo – Yogyakarta. Jumlah tersebut apabila diestimasikan bisa mencapai 1,2 persen dari total luas sawah di Kabupaten Klaten.

Pada tahun 2018 dan 2019, Badan Pusat Statistik (BPS) Provinsi Jawa Tengah mencatat penurunan hasil produksi pada di Kabupaten Klaten. Pada tahun 2018, produksi padi di wilayah tersebut mencapai 405.213,97 ton. Sementara itu, pada tahun 2019, angkanya menyusut jadi 358.638,05 ton.

Setelah melalui proses penggilingan, beras yang dihasilkan di daerah tersebut juga ikut menyusut. Pada tahun 2018, produksi beras di Kabupaten Klaten mencapai 231.821,62 ton. Sementara pada tahun 2019 angkanya hanya berada di 205.175,66 ton.

Secara umum, hasil produksi beras di Jawa Tengah juga terus mengalami penurunan. Pada tahun 2018, hasil produksi beras di seluruh wilayah di Jawa Tengah mencapai 6.006.781,01 ton, sementara pada tahun berikutnya angkanya turun sekitar 500.000 ton. Tercatat, pada tahun 2019 hasil produksi beras Jawa Tengah berada di angka 5.523.969,04 ton.

Sebelumnya, pemasar mobil dan rumah mulai membidik warga desa yang terdampak pembangunan Tol Solo – Yogyakarta. Pasalnya, kini banyak miliarder baru di Kabupaten Klaten. Setidaknya, Rp316,7 miliar uang ganti rugi telah dibayarkan bagi pemilik 368 bidang tanah di wilayah tersebut. Di Desa Mendak, Kecamatan Delanggu, Klaten, uang ganti rugi hasil pembebasan lahan bisa mencapai Rp40 miliar.

“Dengan banyaknya uang itu yang diterima warga, wajar jika banyak marketing dari produk investasi dan lainnya datang ke tempat kami,” jelas Agung Hartana, Kepala Desa Mendak ketika ditemui JIBI pada pekan lalu.

 

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

klaten tol solo-yogyakarta
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top