Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

PPDB Kota Semarang Mulai Dibuka

Proses selama PPDB Kota Semarang masih diberlakukan seperti tahun kemarin yaitu secara online dan tanpa pemberkasan.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 16 Juni 2021  |  17:08 WIB
PPDB Kota Semarang Mulai Dibuka
Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Gunawan Saptogiri. - Bisnis/Alif N.
Bagikan

Bisnis.com, SEMARANG - Pemerintah Kota Semarang mulai membuka Penerimaan Peserta Didik Baru (PPDB) untuk jenjang TK sampai SMP. Adapun, sebelumnya peserta harus mengikuti pra-pendaftaran secara online terlebih dahulu.

Tahap pra-pendaftaran bertujuan untuk menyinkronkan dan memastikan data calon peserta didik supaya bisa melanjutkan ke tahap pendaftaran.

Pra-pendaftaran tingkat TK/SD sudah dimulai pada Minggu (13/6/2021) lalu, sedangkan tingkat SMP dibuka pada 20 Juni 2021. Pada tahap ini, peserta didik akan membuat akun PPDB untuk mendaftar sekolah negeri secara online.

Kepala Dinas Pendidikan Kota Semarang, Gunawan Saptogiri mengatakan, tahap pra-pendaftaran bersifat wajib dan bagian yang tak terpisahkan dalam tahap pendaftaran.

"Tujuannya untuk menyinkronkan kalau ada masalah seperti data kependudukan dan tracer yang belum masuk, maka bisa segera diperbarui oleh calon peserta didik. Sedangkan validasinya akan dilakukan oleh Sekolah dan Dinas Pendidikan," katanya saat ditemui di kantornya, Rabu (16/6/2021).

Gunawan mengatakan, sinkronisasi data tersebut berupa Nomor Induk Keluarga (NIK) yang harus terdaftar di sistem PPDB. Sehingga, di sistem akan terdata semua calon peserta didik yang akan mendaftar.

"Jika belum ada KK Semarang segera mengurus di Dinas Kependudukan untuk bisa dapat NIK dan mendapatkan akun pendaftaran," ujarnya.

Ia mengatakan, proses selama PPDB Kota Semarang masih diberlakukan seperti tahun kemarin yaitu secara online dan tanpa pemberkasan.

Sementara itu, untuk persentase penerimaan peserta didik, untuk SD kuota zonasi sebanyak 70 persen, afirmasi 15 persen, dan perpindahan maksimal 5 persen.

Sedangkan untuk SMP kuota zonasi sebanyak 50 persen, afirmasi 15 persen, prestasi 15 persen, dan perpindahan 5 persen.

"Sedangkan jumlah peserta didik yang di terima pada tahun ajaran 2021/2022 untuk tingkat SMP 11.500 dan tingkat SD 13.000 orang," imbuhnya. (k28)

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng semarang PPDB Online
Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top