Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Vaksinasi Jemput Bola Digalakkan, Ada Warga Percaya Diri Tak Perlu Vaksin

Ada beberapa warganya menolak divaksin. Sebagian dari mereka takut menerima vaksin.
Indah Septiyaning Wardhani
Indah Septiyaning Wardhani - Bisnis.com 22 November 2021  |  14:52 WIB
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Antara
Ilustrasi vaksinasi Covid-19. - Antara

Bisnis.com, KARANGANYAR — Di tengah gencarnya Pemkab Karanganyar mengebut vaksinasi Covid-19, masih ditemukan warga yang menolak. Ada yang merasa percaya diri dengan kondisi kesehatannya, ada pula yang enggan karena alasan lain.

Salah satunya Giyanto, 50, warga Kebakkramat yang mengaku belum mau divaksin. “Saya belum perlu divaksin. Saya masih sehat sampai sekarang,” tutur buruh bangunan ini ketika berbincang dengan JIBI, Senin (22/11/2021).

Giyanto mengaku ada banyak pihak yang menyarankannya agar mau divaksin. Namun sejauh ini ia merasa belum perlu. “Nanti kalau sudah mendesak ya saya siap divaksin,” tuturnya.

Giyanto bukanlah satu-satunya warga di Kabupaten Intanpari ini yang masih ragu dan memilih emoh divaksin.

Kades Jatisuko, Kecamatan Jatipuro, Sugeng Riyanto, mengakui ada beberapa warganya menolak divaksin. Sebagian dari mereka takut menerima vaksin. Namun berbagai upaya dilakukan pemerintah desa bersama tenaga kesehatan. Salah satunya dengan melakukan upaya jemput bola secara door to door sekaligus memberikan pemahaman kepada para warga tentang vaksin covid-19.

“Alhamdulillah warga yang sebelumnya takut dan belum mau divaksin sekarang sudah divaksin. Capaian vaksinasi juga sudah mencapai 98 persen,” tuturnya.

Kepala Dinas Kesehatan Kabupaten (DKK) Karanganyar Purwati mengatakan upaya jemput bola dilakukan petugas vaksinator untuk memberikan edukasi bagi warga yang belum mau divaksin. Berbagai alasan disampaikan warga yang belum mau menerima vaksinasi corona. Salah satunya warga takut divaksin.

“Kami berikan pemahaman ke warga mengenai vaksin corona dan pentingnya divaksin. Hasilnya pelan-pelan banyak masyarakat mau untuk divaksin,” katanya.

Purwati berharap warga di Karanganyar 100 persen telah menerima vaksinasi corona. Hal ini sebagai upaya menekan persebaran virus corona meskipun saat ini kasusnya cenderung landai dan menurun. Meskipun melandai dan turun, Purwati meminta warga di Kabupaten Karanganyar tetap mematuhi protokol kesehatan secara ketat. Seperti menggunakan masker, menjaga jarak, menjauhi kerumunan, mengurangi mobilitas dan rajin mencuci tangan.

“Jangan sampai lengah lagi sehingga kasus corona naik. Warga harus tetap patuhi protokol kesehatan,” katanya.

Sementara merujuk data DKK Karanganyar cakupan vaksinasi corona di Kabupaten Intanpari dosis pertama mencapai 84,57 persen dari target sasaran sebanyak 733.359 orang. Sedangkan vaksin dosis kedua mencapai 73,84 persen. Berbagai upaya terus dilakukan Pemkab Karanganyar dalam menggenjot cakupan vaksinasi corona agar tercapai 100 persen. Upaya itu dari membuka gerai-gerai vaksin di berbagai kegiatan, mengerahkan mobil keliling hingga langkah jemput bola secara door to door.

#ingatpesanibu #sudahdivaksintetap3m #vaksinmelindungikitasemua


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng kabupaten karanganyar Vaksin Covid-19 Adaptasi Kebiasaan Baru

Sumber : JIBI/Solopos

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top