Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Jateng Janjikan Kemudahan Investasi pada 2022

Pemda akan memaksimalkan kawasan ekonomi khusus, kawasan industri terpadu, dan beberapa kawasan industri lain untuk memfasilitasi calon investor dari dalam maupun luar negeri.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 31 Desember 2021  |  08:41 WIB
Pekerja memproduksi produk kecantikan di industri rumahan CV. Jelita Kosmetik, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (23/12/2021). Menurut pemilik usaha, industri rumahan itu menawarkan pembuatan produk kosmetik yang sudah tersertifikasi produk kosmetika golongan A yang dapat melayani permintaan dari konsumen, dan telah mengeluarkan sebanyak 27 produk kecantikan dengan harga Rp230 ribu per satu paket isi lima produk yang dipasarkan hingga ke Lampung dan Samarinda. - Antara/Harviyan Perdana Putra.
Pekerja memproduksi produk kecantikan di industri rumahan CV. Jelita Kosmetik, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Kamis (23/12/2021). Menurut pemilik usaha, industri rumahan itu menawarkan pembuatan produk kosmetik yang sudah tersertifikasi produk kosmetika golongan A yang dapat melayani permintaan dari konsumen, dan telah mengeluarkan sebanyak 27 produk kecantikan dengan harga Rp230 ribu per satu paket isi lima produk yang dipasarkan hingga ke Lampung dan Samarinda. - Antara/Harviyan Perdana Putra.

Bisnis.com, SEMARANG - Pemerintah Provinsi Jawa Tengah bakal terus meningkatkan kemudahan pengurusan berbagai perizinan investasi sebagai upaya mendongkrak pertumbuhan ekonomi pada 2022.

"Terkait dengan perizinan bagi investor harus dipermudah, bahkan Pemprov Jateng juga telah menyiapkan fasilitasi pendampingan dan sistem pendukung perizinan. Kami akan bantu melayani, memfasilitasi, serta memberikan kemudahan para pelaku usaha dalam mengurus perizinan berinvestasi," kata Sekretaris Daerah Jawa Tengah Sumarno di Semarang, Kamis (31/12/2021).

Dia menjelaskan tugas pemerintah dalam memfasilitasi perizinan investasi menjadi bagian penting sehingga dalam hal ini pemerintah dapat membantu dengan mempermudah dan mempercepat proses perizinan sehingga menjadi lebih efektif dan efisien.

Pemprov Jateng juga akan semakin memaksimalkan kawasan ekonomi khusus, kawasan industri terpadu, dan beberapa kawasan industri lain untuk memfasilitasi calon investor dari dalam maupun luar negeri.

Dengan tingginya investor yang menanamkan modal tersebut diharapkan akan mendongkrak ekonomi daerah, mengurangi pengangguran, membuka lapangan pekerjaan, dan mengurangi kemiskinan di Jateng.

"Langkah strategis lain yang kami harapkan untuk mengakselerasi pertumbuhan ekonomi Jateng adalah dengan mendorong tumbuhnya industri kreatif yang identik dengan ekonomi kerakyatan dan mempunyai sektor usaha luas dengan basis massa yang besar," ujarnya.

Dalam rangka meningkatkan ekspor produk Jateng, pemprov terus bekerja keras membangun sinergi dengan para pemangku kepentingan seperti pemerintah pusat, pemerintah kabupaten/kota, serta pelaku usaha kecil dan menengah.

Ia menyebutkan sektor pertanian juga menjadi fokus dalam peningkatan ekonomi daerah 2022.

Pihaknya akan mendorong konsep pertanian cerdas yang merujuk pada penerapan teknologi informasi pada bidang ini.

Upaya ini disertai juga dengan peningkatan sumber daya manusia yang mampu mengembangkan pertanian dengan peralatan berbasis digital untuk memaksimalkan hasil pertanian.

Selain itu, pariwisata juga salah satu sektor yang akan didorong terlebih saat ini penyebaran Covid-19 semakin terkendali.

"Sektor pariwisata juga terus didorong agar menjadi lokomotif pertumbuhan ekonomi Jateng. Jika Covid-19 dapat dikendalikan, maka pariwisata akan semakin tumbuh," katanya.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng jawa tengah kawasan industri

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top