Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Multindo Auto Finance Perbesar Pembiayaan Usaha, Siasati Kredit Kendaraan Lesu

Awal tahun 2022, kredit modal usaha mampu ambil porsi 75 persen pembiayaan Multindo Auto Finance.
M Faisal Nur Ikhsan
M Faisal Nur Ikhsan - Bisnis.com 31 Maret 2022  |  08:30 WIB
Ilustrasi: Kantor Pusat Multindo Auto Finance. - Bisnis/Muhammad Faisal Nur Ikhsan.
Ilustrasi: Kantor Pusat Multindo Auto Finance. - Bisnis/Muhammad Faisal Nur Ikhsan.
Bisnis.com, SEMARANG - Multindo Auto Finance, perusahaan pembiayaan yang berbasis di Kota Semarang, menyebut pembiayaan kendaraan produktif tengah lesu akibat pembatasan mobilitas.

"Masih ada nasabah kita yang meminta restrukturisasi. Dimana di kami, 95 persen nasabahnya ini personal. Banyaknya usaha kecil dan menengah, jasa angkutan paling banyak. Jadi truk, pickup, kebanyakan semacam itu. Mereka juga terimbas, karena mereka tidak bisa jalan," jelas Giri Purdyanto, Direktur PT Multindo Auto Finance, saat ditemui Bisnis, Rabu (30/3/2022).

Giri menyebut pandemi Covid-19 mengubah banyak hal. Tak hanya dari segi operasional, cara kerja, juga budaya perusahaan. Bahkan, pandemi memaksa perusahaan pembiayaan tersebut buat mencari ceruk pendapatan lainnya.

"Sebelum Covid-19 kita memang fokus di pembiayaan mobil. Karena segmen kita memang di kendaraan produktif. Tetapi kalau hanya mengandalkan itu akan agak sulit. Karena yang banyak dibutuhkan justru modal untuk menjalankan usaha," jelas Giri.

Untuk itu, PT Multindo Auto Finance mulai menyalurkan pembiayaan modal usaha. Dimulai sejak Februari 2021, produk baru tersebut diperkenalkan ke masyarakat Kota Semarang.

Giri menyebut basis data nasabah lama menjadi modal awal memperkenalkan produk pembiayaan teranyar itu. "Kami mengambilnya yang usaha skala kecil. Plafon awalnya minimal Rp50 juta," jelasnya.

Dari basis data tersebut, manfaat pembiayaan modal usaha tersebut kini dirasakan oleh pengusaha mie ayam dan bakso, hingga pengembang perumahan di tiga daerah, Jawa Tengah, Jawa Timur, serta Denpasar.

Giri mengungkapkan persentase pembiayaan modal usaha kini telah menunjukkan peningkatan yang signifikan. Pada 2021, dari penyaluran pembiayaan sebesar Rp218 miliar, Rp51 miliar berasal dari penyaluran modal usaha.

"Di dua bulan pertama ini, malah terbalik. 75 persennya itu modal usaha. Selama dua bulan itu sudah Rp120 miliar yang disalurkan," jelas Giri.

Pada perkembangan lain, Giri juga menjelaskan bahwa PT Multindo Auto Finance mematok target penyaluran sebesar Rp480 miliar sepanjang tahun 2022 ini. Diakui memang target tersebut tidak terlalu besar. Namun demikian, Giri menyebut target Rp480 miliar sudah realistis untuk bisa tercapai di tengah kondisi pandemi Covid-19.

"Dari potensi [penyaluran] sudah mulai terlihat. Tetapi kita terkendala di sumber dana. Pada akhir tahun 2021, sumber dana yang ada cuma segitu. Ibaratnya yang sudah memberikan lampu hijau. [Maka, setelah] dihitung-hitung dengan dana sendiri, ya sudah kita realistis saja [menentukan target]," jelas Giri.

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng kredit kendaraan
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!
To top