Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ganjar Janjikan Kawal Pembangunan KIT Batang Hingga 4.300 Hektare

Direktur Utama KITB Ngurah Wirawan menjanjikan bahwa seluruh proses pembangunan kawasan industri tersebut akan memperhatikan aspek lingkungan dan sosial.
Farodlilah Muqoddam
Farodlilah Muqoddam - Bisnis.com 05 Oktober 2022  |  08:16 WIB
Ganjar Janjikan Kawal Pembangunan KIT Batang Hingga 4.300 Hektare
Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo bersama jajaran direksi KIT Batang. - Dok. Istimewa
Bagikan

Bisnis.com, SEMARANG— Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menyampaikan komitmen untuk mengawal pembangunan Kawasan Industri Terpadu (KIT) Batang hingga selesai merampungkan pembangunan kawasan industri seluas 4.300 Ha.

“Proyek KIT Batang harus dilanjutkan sampai selesai. Apabila ada kendala atau hambatan, jajaran direksi dapat langsung menyampaikan ke saya,” ujar Ganjar saat ditemui Direksi KIT Batang di kantornya, Selasa (4/10/2022).

Ganjar mengatakan bahwa sejak mulai diproses pada 2020, saat ini perkembangan pembangunan kawasan industri maupun pemasarannya sudah berjalan baik. Ia juga menyampaikan bahwa Presiden Joko Widodo secara langsung memberikan apresiasi terhadap progress pembangunan KIT Batang.

“Pada saat saya mendampingi Bapak Jokowi dalam acara groundbreaking Wavin kemarin, beliau sangat senang dengan pemandangan dari atas yang menggambarkan progres KITB berjalan cepat dan berhasil,” tambahnya.

Dalam kesempatan tersebut, Direktur Kelembagaan dan Humas KIT Batang M. Fakhrur Rozi, menyampaikan bahwa sesuai dengan aspirasi Presiden yang dituangkan dalam Perpres No 106 tahun 2022, kawasan industri yang juga dikenal dengan Grand Batang City ini akan dibangun dengan mengusung modern, smart dan sustainable green industry.

Sementara itu, Direktur Utama KIT Batang Ngurah Wirawan menjanjikan bahwa seluruh proses pembangunan kawasan industri tersebut akan selalu memperhatikan aspek lingkungan dan sosial yang mungkin timbul.

“Kami concern dalam hal penghijauan Kawasan untuk mendukung konsep green industrial estate KITB dan juga kami akan selalu bersinergi dengan Stake Holder terutama pemerintah provinsi untuk pengelolaan KITB,” ujarnya.

KIT Batang dirancang akan mencapai total luas areal 4.300 hektare yang dibagi menjadi  tiga cluster yakni industri, perumahan dan innovation center.

Kawasan ini didukung oleh infrastruktur logistik dengan akses langsung menuju tol Trans Jawa dan jalur nasional Pantura, termasuk di dalam rencana pengembangan Dry Port dan Pelabuhan Jetty yang akan menjadi Feeder untuk Pelabuhan Patimban maupun Pelabuhan Tanjung Mas.

Pemerintah telah menyelesaikan seluruh infrastruktur jalan sepanjang 50 km yang dibangun oleh Kementrian PUPR meliputi seluruh cluster industri KIT Batang seluas 3.100 Ha.

Sampai dengan saat ini, sejak dicanangkan Presiden Joko Widodo pada bulan Juni 2020, telah selesai dikembangkan seluas 450 Ha Kawasan Industri yang seluruhnya telah terjual yang sebagian besar dalam dalam bentuk Penanaman Modal Asing dari berbagai negara, antara lain Korea Selatan, Taiwan, Belanda-Meksiko, Inggris, India serta Penanaman Modal dalam negri antara lain industri gas dan industri kesehatan.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

KITB
Editor : Farodlilah Muqoddam
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top