Kawasan Industri Batang Antisipasi Banjir Permukiman

Pada 2021, bencana banjir terjadi di wilayah desa yang berada di sekitar Kawasan Industri Terpadu Batang sehingga akses jalan tidak dapat dilalui.
Sejumlah alat berat beroperasi di pembangunan akses darurat Tol Trans Jawa di sekitar Kawasan Industri Terpadu Batang di Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (26/8/2020). /Antara
Sejumlah alat berat beroperasi di pembangunan akses darurat Tol Trans Jawa di sekitar Kawasan Industri Terpadu Batang di Ketanggan, Kecamatan Gringsing, Kabupaten Batang, Jawa Tengah, Rabu (26/8/2020). /Antara

Bisnis.com, BATANG - PT Kawasan Industri Terpadu Batang, Jawa Tengah, telah menyiapkan sejumlah solusi penanganan dampak banjir ke permukiman penduduk di sekitar kawasan itu menyusul masuknya musim hujan.

Direktur Operasi dan Teknik Kawasan Industri Terpadu Batang I Made Kartu di Batang, Senin (11/10/2022), mengatakan bahwa pihaknya akan bergerak cepat untuk menemukan solusi yang tepat agar pada musim penghujan ini tidak terjadi banjir seperti tahun sebelumnya.

"Kami yakin tidak akan terulang lagi terjadi banjir seperti tahun sebelumnya yang menutup akses jalan masyarakat di sekitar kawasan ini," katanya.

Pada 2021, bencana banjir terjadi di wilayah desa yang berada di sekitar Kawasan Industri Terpadu Batang sehingga akses jalan tidak dapat dilalui karena tergenang lumpur.

Dikatakannya bahwa penanganan yang sudah disiapkan oleh PT KITB antara lain berupa penampungan kolam dan pelebaran gorong-gorong di lokasi rel kereta api radius terdekat KIT Batang.

Selain itu, kata dia, juga akan mengoptimalkan fungsi bangunan penahan air yang berfungsi menyimpan air di dalam sungai (long storage).

Ia mengatakan semua penanganan dampak banjir pada musim penghujan pada tahun ini sudah bisa beroperasi sehingga banjir tidak akan melanda di wilayah sekitar kawasan ini.

"Jadi, kami pastikan aman dan terkendali. Semoga (bencana) tidak terjadi lagi di wilayah kawasan ini," demikian I Made Kartu.

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Newswire
Editor : Miftahul Ulum
Sumber : Antara
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper