Menilik Kesiapan Tanjung Emas Menangkal Rob

Perseroan berupaya untuk beradaptasi dengan fenomena, melalui berbagai investasi infrasturktur dan penerapan SOP di area pelabuhan.
Kolam retensi dan rumah pompa Pelabuhan Tanjung Emas./Ist
Kolam retensi dan rumah pompa Pelabuhan Tanjung Emas./Ist

Bisnis.com, SEMARANG – Fenomena alam pasang air laut atau rob seakan menjadi fenomena rutin yang terjadi setiap bulan di kawasan pesisir Semarang.

Mengantisipasi dampak buruk dari fenomena tersebut, sejumlah pihak mulai melakukan beberapa langkah adaptasi salah satunya adalah Pelabuhan Tanjung Emas Semarang.

Operator pelabuhan di kawasan Semarang ini melakukan investasi sejumlah infrastruktur penanggulangan rob hingga membekali standar operasional penanganan kepada para pegawainya guna memastikan layanan operasional terus optimal.

Pihak Pelabuhan Tanjung Emas Semarang menilai, langkah adaptasi menjadi mutlak yang perlu diambil Pelindo dalam menghadapi rob. Terlebih pelabuhan merupakan salah satu pintu gerbang logistik dan penggerak ekonomi Jawa Tengah khususnya Semarang. Harapannya layanan operasional kepelabuhan bagi para pengguna jasa harus terus berjalan secara optimal.

Dalam upaya penanganan rob, Pelindo juga merampungkan pembangunan kembali tanggul milik PT Lamicitra yang jebol, tanggul baru tersebut dibangun sepanjang 300 meter dengan ketinggian 3 meter. Langkah tersebut sebagai salah satu komitmen dan inisiatif Pelindo mengantisipasi rob di kawasan pelabuhan.

Deputy Manager Humas dan Umum Pelindo Sub Regional Jawa Rendy Fendy mengatakan, pihaknya telah melakukan sejumlah upaya berupa investasi infrastruktur dan penyusunan SOP penanganan rob di wilayahnya. Di antaranya adalah peninggian linning atau tanggul dermaga, peninggian dermaga dan juga optimalisasi 56 rumah pompa diarea pelabuhan. Selain itu pihaknya juga memastikan SOP penanganan rob berjalan dan dipahami oleh seluruh pegawai di pelabuhan.

“Kami berupaya untuk beradaptasi dengan fenomena, melalui berbagai investasi infrasturktur dan penerapan SOP di area pelabuhan. Fokus kami adalah memastikan Pelabuhan Tanjung Emas ini tetap bekerja dan memberikan layanan optimal kepada para pengguna jasanya," ujar Rendy, Rabu (8/2/2023).

Rendy menambahkan koordinasi dengan stakeholder juga menjadi hal penting dalam penanganan rob di kawasan pelabuhan. Oleh karenanya pihaknya secara rutin melalukan koordinasi dan monitoring bersama dengan BMKG, BPBD, dan Pemerintah daerah terkait untuk pembaharuan informasi fenomena atau perkembangan di lapangan.

“Hal lain yang tak kalah penting dalam penganganan rob adalah koordinasi dan monitoring bersama, kami bersama stakeholder terkait juga rutin melakukan koordinasi dan monitoring tentang perkembangan rob di area pelabuhan sehingga ketika fenomena tersebut terjadi kami sudah siap," katanya. (k28)

Menilik Kesiapan Tanjung Emas Menangkal Rob

Pembangunan kembali tanggul yang jebol di Kawasan Pelabuhan Tanjung Emas./Ist

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News dan WA Channel


Penulis : Alif Nazzala R.
Editor : Miftahul Ulum
Konten Premium

Dapatkan informasi komprehensif di Bisnis.com yang diolah secara mendalam untuk menavigasi bisnis Anda. Silakan login untuk menikmati artikel Konten Premium.

Artikel Terkait

Berita Lainnya

Berita Terbaru

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

# Hot Topic

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Rekomendasi Kami

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Foto

Nyaman tanpa iklan. Langganan BisnisPro

Scan QR Code Bisnis Indonesia e-paper