Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Tempat Wisata di Jateng Berangsur-angsur Dibuka

Disporapar Jateng sedang fokus melakukan simulasi untuk tempat wisata agar kembali beroperasi dengan protokol kesehatan yang ketat.
Alif N. Rizqi
Alif N. Rizqi - Bisnis.com 19 Juli 2020  |  13:09 WIB
Sejumlah wisatawan berjalan di halaman Candi Borobudur di Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (13/2/2020). -  ANTARA / Anis Efizudin
Sejumlah wisatawan berjalan di halaman Candi Borobudur di Kompleks Taman Wisata Candi Borobudur, Magelang, Jawa Tengah, Kamis (13/2/2020). - ANTARA / Anis Efizudin

Bisnis.com, SEMARANG — Pemerintah Provinsi Jawa Tengah saat ini sudah mengoperasikan kembali 208 dari 690 tempat wisata yang ditutup terkait dengan pandemic corona.

Kepala Dinas Kepemudaan Olahraga dan Pariwisata (Disporapar) Provinsi Jawa Tengah Sinung N. Rachmadi menjelaskan bahwa untuk yang mengajukan izin agar kembali buka ada 50 tempat wisata. Lima puluh tempat wisata tersebut sedang melakukan simulasi serta beberapa tahapan untuk kembali beroperasi.

"Sekarang sudah ada 208 tempat wisata yang kembali beroperasi, tentunya dengan protokol kesehatan yang dilakukan secara ketat kepada wisatawan maupun pegawai. Sementara itu, 50 tempat wisata lainnya masih lakukan simulasi," kata Sinung kepada Bisnis Minggu (19/7/2020).

Menurutnya, Disporapar sedang fokus melakukan simulasi untuk tempat wisata agar kembali beroperasi dengan protokol kesehatan yang ketat.

Dia juga memerintahkan agar seluruh desa wisata melakukan simulasi protokol kesehatan dan mengunggahnya ke sosial media sehingga bisa langsung dipantau oleh pemerintah.

"Kami akan memberi hadiah kepada desa wisata yang paling unik dan menarik, ketika mengunggah simulasi protokol kesehatan di sosial media," tuturnya.

Selain simulasi, tambah Sinung, setiap tempat wisata di tiap-tiap daerah harus melakukan komunikasi dengan gugus tugas Covid-19 terkait rencana kembali buka.

"Kami harapkan kepada setiap tempat wisata jangan buru-buru bisa kembali beroperasi, lakukan simulasi dulu dan minta rekomendasi kepada gugus tugas Covid-19," ujarnya.

Lebih lanjut, Sinung menegaskan bahwa pihaknya tidak merekomendasikan kepada setiap tempat wisata kembali buka, jika daerah tersebut masih dalam kategori zona merah penyebaran Covid-19.

"Sudah jelas, untuk yang masih zona merah tempat wisata tidak boleh buka. Kalau untuk zona hijau dan kuning masih boleh, tentunya dengan memperhatikan protokol kesehatan ketat," katanya.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

pariwisata jawa tengah
Editor : Zufrizal
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top