Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group

Kota Semarang Sulit Jadi Zona Hijau, Ini Alasannya

Akhir-akhir ini kesadaran masyarakat dalam menerapkan 3M turun.
Imam Yuda Saputra
Imam Yuda Saputra - Bisnis.com 16 November 2020  |  08:44 WIB
Petugas penegak protokol kesehatan Kota Semarang memberikan sembako gratis kepada warga yang mematuhi protokol kesehatan saat Operasi Yustisi Protokol Covid-19 di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (20/10/2020). - Antara/Aji Styawan
Petugas penegak protokol kesehatan Kota Semarang memberikan sembako gratis kepada warga yang mematuhi protokol kesehatan saat Operasi Yustisi Protokol Covid-19 di Semarang, Jawa Tengah, Selasa (20/10/2020). - Antara/Aji Styawan

Bisnis.com, SEMARANG – Target zona hijau Covid-19 yang dicanangkan Pemkot Semarang, Jawa Tengah (Jateng) pada Desember 2020 sepertinya sulit tercapai.

Hal itu diungkapkan Kepala Satpol PP Kota Semarang, Fajar Purwoto, kepada JIBI, Minggu (15/11/2020).

"Target kita sebenarnya Desember sudah zona hijau. Tapi, sepertinya itu sulit tercapai. Apalagi, akhir-akhir ini kesadaran masyarakat dalam menerapkan 3M turun," ujar Fajar.

Fajar menambahkan target zona hijau pada Desember dicanangkan menyusul status zona Kota Semarang yang sebelumnya merah menjadi oranye pada awal September 2020 lalu.

Namun, status itu tak kunjung berubah hingga pertengahan November ini. Dikutip dari laman covid19.go.id/peta-risiko per 8 November 2020, status Kota Semarang tak kunjung turun dan masih berada di zona oranye atau risiko sedang persebaran Covid-19.

Fajar mengatakan tak kunjung turunnya status zona Covid-19 di Semarang ini pun membuatnya akan menggencarkan operasi penegakan protokol kesehatan.

"Salah satu upaya yang akan kita lakukan adalah mengalihkan sasaran. Dulu yang biasanya operasi kita gelar di jalanan dan permukiman warga, nanti akan kita alihkan ke lingkungan perkantoran, perusahaan, dan tempat kerja," ujarnya.

Fajar mengaku operasi penegakan protokol kesehatan nantinya tak hanya menyasar lingkungan kantor atau instansi swasta. Operasi juga akan menyasar instansi pemerintah.

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng semarang

Sumber : JIBI/Solopos

Editor : Miftahul Ulum
Bisnis Indonesia bersama 3 media menggalang dana untuk membantu tenaga medis dan warga terdampak virus corona yang disalurkan melalui Yayasan Lumbung Pangan Indonesia (Rekening BNI: 200-5202-055).
Ayo, ikut membantu donasi sekarang! Klik Di Sini untuk info lebih lengkapnya.

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top