Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Percepatan Vaksinasi Covid-19 di Semarang Alami Kendala

Para calon penerima vaksin belum mendapatkan e-tiket dari BPJS. Hal itu menyebabkan mereka belum mendapatkan jadwal pasti kapan akan menerima vaksin Covid-19.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 26 Januari 2021  |  13:21 WIB
Ilustrasi. - Antara
Ilustrasi. - Antara

Bisnis.com, SEMARANG – Percepatan vaksinasi di Kota Semarang menemui beberapa kendala, salah satunya entri data penerima yang datang dari Komite Penanganan Covid-19 dan Percepatan Ekonomi Nasional (KPC-PEN) belum masuk dalam layanan aplikasi Primary Care (P-Care).

Kepala Dinas Kesehatan Kota Semarang dr. Abdul Hakam menyampaikan masalah tersebut membuat para calon penerima vaksin belum mendapatkan e-tiket dari BPJS. Hal itu menyebabkan mereka belum mendapatkan jadwal pasti kapan akan menerima vaksin Covid-19.

"Terkait dengan percepatan vaksinasi, sebetulnya data dari KC PEN itu penerima vaksin gelombang pertama di Kota Semarang ada 18.250-an. Kemudian yang sudah registrasi itu sebanyak 17.800. Logistik kita ada sekitar 19.000 sekian,” ujarnya, Selasa (26/1/2021).

Untuk percepatan vaksinasi tersebut, Hakam mengatakan bagi tenaga kesehatan (nakes) penerima vaksin yang belum memiliki E-ticket dan namanya sudah terdaftar di Sistem Informasi Sumber Data Manusia Kesehatan (SISDMK), yang bersangkutan bisa langsung melakukan vaksinasi di fasilitas kesehatan terdekat.

"Kalau data bisa terbuka semua, dan yang bersangkutan terdaftar di SISDMK, langsung saja ke faskes terdekat," tuturnya.

Dia menambahkan, aplikasi P-Care versi vaksin Covid-19 milik BPJS Kesehatan itu diproyeksikan akan mendukung proses registrasi sasaran penerima vaksin, screening status kesehatan, serta mencatat dan melaporkan hasil pelayanan vaksinasi.

Sedangkan aplikasi P-Care merupakan bagian dari sistem informasi berbasis website yang sudah disediakan BPJS Kesehatan untuk Fasilitas Kesehatan Tingkat Pertama (FKTP), seperti Puskesmas, Klinik Pratama dan Dokter Praktik Mandiri dalam melayani peserta Jaminan Kesehatan Nasional-Kartu Indonesia Sehat. (k28)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng semarang vaksinasi
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top