Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Ahli Ingatkan Kematian Covid-19 di Klaten Belum Melandai

Angka kematian atau case fatality rate (CFR) pasien Covid-19 hingga saat ini masih tinggi, lebih dari 6 persen.
Taufik Sidik Prakoso
Taufik Sidik Prakoso - Bisnis.com 08 Maret 2021  |  11:34 WIB
Perkembangan kasus terkonfirmasi Covid/19 di Klaten.
Perkembangan kasus terkonfirmasi Covid/19 di Klaten.

Bisnis.com, KLATEN – Angka penambahan kasus Covid-19 di Klaten masih terus terjadi saban harinya, sementara angka kematian akibat virus corona juga masih tinggi. Hal itu berdasarkan grafik kasus baru per hari dalam sepekan belakangan.

Meski saban hari ada penambahan kasus terkonfirmasi Covid-19 baru, angka penambahan kasus relatif melandai dibandingkan sepekan sebelumnya. Angka kesembuhan juga terus menunjukkan tren membaik namun kematian masih terus terjadi.

Tim Ahli Satgas Penanganan Covid-19 Klaten, Ronny Roekmito, membenarkan pada perkembangan kasus belakangan ada hari-hari yang menunjukkan tanpa penambahan kasus kematian.

Seperti pada Sabtu (6/3/2021), tak ada penambahan kasus pasien Covid-19 meninggal dunia. Namun, kondisi tersebut tak lantas bisa disimpulkan ada tren penurunan angka kematian kematian kasus Covid-19 di Klaten.

“Kemarin memang tidak ada kasus kematian. Tetapi bukan berarti tren menurun,” kata Ronny saat berbincang dengan JIBI, Minggu (7/3/2021).

Angka kematian atau case fatality rate (CFR) pasien Covid-19 hingga saat ini masih tinggi, lebih dari 6 persen.

“Kami lihat selama sepekan kedepan. Mudah-mudahan trennya [angka kematian] terus menurun,” jelas dia.

Rata-rata kasus kematian Covid-19 terjadi kepada pasien yang sudah dalam kondisi kesehatan memburuk ketika dibawa ke rumah sakit. Selain itu, mereka juga memiliki penyakit penyerta.

Atas kondisi itu, Ronny tetap mengimbau peningkatan kedisiplinan terhadap protokol kesehatan tetap dijaga oleh berbagai kalangan dan usia. Selain melindungi diri sendiri, disiplin penerapan protokol kesehatan juga melindungi orang lain terutama anggota keluarga yang mengidap penyakit berat.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng klaten

Sumber : JIBI/Harian Jogja

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top