Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Mantan Direktur Bank di Salatiga Ditahan Kejaksaan

Diamankan pula sejumlah barang bukti yang diduga berasal dari hasil korupsi, seperti sertifikat tanah dan kendaraan bermotor.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 24 Mei 2021  |  22:17 WIB
Ilustrasi penjara. - Dok. Istimewa
Ilustrasi penjara. - Dok. Istimewa

Bisnis.com, SEMARANG - Kejaksaan Tinggi (Kejati) Jawa Tengah menahan dua mantan Direktur BPR Bank Salatiga dalam kasus dugaan korupsi pengelolaan dana nasabah di lembaga keuangan itu mulai 2008 hingga 2018 yang merugikan Rp24,7 miliar.

Kepala Kejaksaan Tinggi Jawa Tengah Priyanto di Semarang, Senin (24/5/2021), menjelaskan penahanan terhadap dua orang itu untuk mencegah mereka melarikan diri atau menghilangkan barang bukti.

Kedua tersangka yang ditahan tersebut masing-masing DW dan TR.

Selain kedua mantan direktur tersebut, kejaksaan juga menahan satu tersangka lain, Sunarti, yang sebelumnya menjabat sebagai Kepala Kas BPR Bank Salatiga di kompleks Pemkot Salatiga.

"Ditahan setelah pemeriksaan," katanya.

Dari para tersangka, kata dia, diamankan pula sejumlah barang bukti yang diduga berasal dari hasil korupsi, seperti sertifikat tanah dan kendaraan bermotor.

Untuk sementara, kata Priyanto, ketiga tersangka akan dititipkan ke Rutan Polrestabes Kota Semarang.

Dalam perkara ini, Pengadilan Tipikor Semarang sudah menjatuhkan hukuman kepada mantan Direktur Utama BPR Bank Salatiga M.Habib Saleh.

Dalam tindak korupsi yang terjadi dalam kurun waktu 2008 hingga 2018, pelaku menyalahgunaan dana nasabah di luar sistem perbankan Bank Salatiga.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng kejaksaan salatiga

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top