Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Demak Diminta Antisipasi Dampak Covid-19 Kudus

Skenario terburuk yang dimaksudnya adalah jika terjadi ledakan kasus dan Pemkab Demak mengalami kesulitan.
Alif Nazzala R.
Alif Nazzala R. - Bisnis.com 08 Juni 2021  |  18:41 WIB
Petugas medis di RSUD Loekmono Hadi Kudus, Jawa Tengah, tengah melayani pemeriksaan tes swab PCR. - Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif
Petugas medis di RSUD Loekmono Hadi Kudus, Jawa Tengah, tengah melayani pemeriksaan tes swab PCR. - Antara/Akhmad Nazaruddin Lathif

Bisnis.com, DEMAK - Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta Pemkab Demak bersiap mengantisipasi dampak ledakan kasus di Kabupaten Kudus.

Di Demak, Ganjar mengunjungi Desa Tugu Lor, Kecamatan Karanganyar, Kabupaten Demak. Di sana, terdapat 26 orang yang terpapar Covid-19. Semuanya melakukan isolasi mandiri.

“Karena Kudus nempel sama Demak dan sudah merah, kita belajar dari Kudus,” jelasnya, Selasa (8/6/2021).

Ganjar mengatakan, ada tiga hal yang mesti disiapkan Pemkab Demak. Pertama, perlu tempat isolasi terpusat.

“Siapkan. Sudah siap di dua tempat tapi kalau saya melihat jumlahnya pasti kurang itu, maka saya minta untuk yang skenario gedung ke 3,4,5 sampai kemudian pada skenario terburuk,” kata Ganjar.

Skenario terburuk yang dimaksudnya adalah jika terjadi ledakan kasus dan Pemkab Demak mengalami kesulitan. Sehingga Pemprov bisa mengintervensi dan menjemput pasien untuk dibawa ke isolasi terpusat yang disiapkan.

“Kedua, saya minta penambahan tempat tidur. Meskipun ledakannya tidak seperti di Kudus, tapi musti siap-siap karena Demak ini nempel. Sehingga tempat tidur maupun ICU untuk isolasi rumah sakit saya minta untuk ditambah,” tegasnya.

Adapun ketiga, libatkan seluruh komponen masyarakat. Seperti TNI Polri yang sudah siap membantu. Kemudian tokoh agama. Kaitannya untuk mengedukasi warga. Sehingga tidak ada cerita menolak diisolasi terpusat.

“Selebihnya kita minta untuk koordinasi, maka sistem informasi ini perlu diberikan kepada publik agar publik tahu. Rumah sakit di sini tempat tidurnya masih ada berapa, sehingga masyarakat lebih peduli pada soal ini,” tegasnya.

Terlepas dari itu, Ganjar berharap baik Demak maupun Kudus bisa saling membantu. Seperti Kota Semarang yang sudah membantu dengan menerima pasien rujukan dari Kudus.

“Nah terakhir kalau nanti ada kesulitan saya minta apakah di Demak apakah di Kudus hari ini bisa lapor kepada kita dan saling membantu lah, tadi juga banyak yang dari Kudus dirawat di Demak tadi,” katanya. (k28)


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng kudus demak
Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top