Cari berita
  • facebook
  • twitter
  • instagram
  • youtube
Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia tokotbisnis Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Warga Kecewa Vaksinasi Berbayar Kimia Farma Ditunda

Vaksinasi ditunda sambil menunggu instruksi lebih lanjut dari pusat.
Indah Septiyaning Wardhani
Indah Septiyaning Wardhani - Bisnis.com 12 Juli 2021  |  12:43 WIB
Warga Kecewa Vaksinasi Berbayar Kimia Farma Ditunda
Warga antre ke posko informasi yang dibuka Kimia Farma Sukoharjo terkait program vaksinasi mandiri, Senin (12/7/2021). - JIBI/Indah Septiyaning Wardani
Bagikan

Bisnis.com, SUKOHARJO — Vaksinasi Gotong Royong (VGR) mandiri di Kimia Farma Sukoharjo yang sedianya dapat dilayani pada Senin (12/7/2021), batal. Sejumlah warga yang berdatangan ke Kimia Farma Sukoharjo kecewa dengan pembatalan tersebut.

Antusiasme warga untuk melaksanakan vaksinasi mandiri di Kimia Farma cukup tinggi. Hal ini terlihat saat warga berdatangan ke Kimia Farma Sukoharjo di kawasan Alun-alun Satya Negara. Mereka sudah berdatangan ke Kimia Farma Sukoharjo sejak pagi hari untuk menanyakan program vaksinasi mandiri.

Warga asal Klaten, Erna, 40, kecewa lantaran tak bisa melaksanakan vaksinasi mandiri di Kimia Farma Sukoharjo. Dia rela datang dari Klaten untuk menanyakan vaksinasi tersebut ke Kimia Farma Sukoharjo.

“Saya datang ke sini jauh-jauh dari Klaten mau menanyakan soal vaksinasi mandiri. Informasi dari media massa kan dimulai hari ini, tapi ternyata belum bisa,” kata dia kepada JIBI, Senin (12/7/2021).

Dari informasi petugas Kimia Farma Sukoharjo, dia mengatakan vaksinasi ditunda sambil menunggu instruksi lebih lanjut dari pusat. Vaksinasi mandiri terpaksa dipilihnya karena tak juga mendapatkan vaksin gratis dari pemerintah.

Dia pun berencana mendaftarkan diri dalam program vaksinasi mandiri. Namun sayangnya ditunda hingga waktu yang belum ditentukan.

“Mudah-mudahan bisa cepat ada kejelasan bisa mulai vaksin mandiri. Karena kasus corona sekarang sangat tinggi dan saya ingin segera divaksin meski berbayar,” katanya.

Senada disampaikan warga asal Boyolali, Faryanto, 30, yang juga mendatangi Kimia Farma Sukoharjo untuk menanyakan program vaksinasi mandiri. Namun ternyata program vaksinasi mandiri belum dilaksanakan sesuai jadwal Senin ini.

“Hari ini saya datang untuk menanyakan vaksinasi mandiri dan cara daftarnya. Tapi ternyata belum dibuka,” katanya.

Dia mengikuti vaksinasi mandiri untuk digunakan sebagai syarat perjalanan. Syarat ini harus dipenuhi saat dirinya harus berangkat bekerja di Luar Pulau Jawa.

Sejauh ini, dia belum mendapatkan vaksin gratis dari pemerintah. Beberapa kali dia harus mencari tahu informasi pendaftaran hingga lokasi vaksinasi gratis namun belum juga mendapatkannya.

“Sekarang mumpung ada program vaksinasi mandiri berbayar di Kimia Farma Sukoharjo saya ikut mendaftar. Sertifikat vaksinnya sangat penting buat saya untuk berangkat kerja lagi ke Luar Jawa,” katanya.

Sebagaimana diketahui Kimia Farma Sukoharjo ditunjuk melaksanakan vaksinasi mandiri lewat skema Vaksin Gotong Royong (VGR) Individu mulai Senin (12/7/2021).

Selain Kimia Farma Sukoharjo ada tujuh klinik Kimia Farma lainnya yang juga akan melayani vaksinasi Covid-19 berbayar yaitu Kimia Farma Blok M, Pulo Gadung, Senen (Jakarta), Kimia Farma Supratman (Bandung), Kimia Farma Citarum (Semarang), Kimia Farma Sedati (Surabaya), dan Kimia Farma Batubulan (Bali).

Cek Berita dan Artikel yang lain di Google News

Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng pemkab sukoharjo Vaksin Covid-19

Sumber : JIBI/Solopos

Editor : Miftahul Ulum
Bagikan

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Lainnya

Berita Terkini

Terpopuler

Banner E-paper
back to top To top