Bisnis.com
Epaper Bisnis Indonesia BIGStore Koran Bisnis Indonesia Bisnis Indonesia Group bisnis tv bisnismuda

Kudus Siap Meluncurkan Pasar UMKM Daring

Pasar daring tersebut juga akan dikerjasamakan dengan marketplace atau toko daring yang sudah terkenal dengan harapan pemasaran produk UMKM juga lebih mudah.
Newswire
Newswire - Bisnis.com 23 Desember 2021  |  14:57 WIB
Ilustrasi.
Ilustrasi.

Bisnis.com, KUDUS - Dinas Tenaga Kerja Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kudus, Jawa Tengah, segera menyediakan media promosi untuk produk yang dihasilkan para pelaku UMKM di daerah ini melalui pasar daring atau online.

"Website pasar online sudah kami siapkan, namun belum bisa kami operasionalkan karena masih ada tahapan yang harus dilalui sebelum kami perkenalkan kepada masyarakat luas," kata Kepala Dinas Tenaga Kerja Perindustrian, Koperasi, Usaha Kecil dan Menengah Kabupaten Kudus Rini Kartika Hadi Ahmawati di Kudus, Kamis (23/12/2021).

Untuk sementara, jumlah produk UMKM yang kami input belum banyak karena masih perlu melakukan sosialisasi kepada para pelaku UMKM.

Karena pasar daring yang disediakan bisa menampung semua produk dengan masing-masing kategori, maka sosialisasinya juga akan dilakukan secara bertahap. Sasaran awal dimungkinkan untuk produk kuliner, seperti makanan dan minuman, kemudian baru menyasar produk UMKM lainnya.

Pasar daring yang disediakan bisa dilihat melalui website https://marketplace.umkmkudus.id/, masyarakat bisa melihat banyak kategori usaha sehingga bisa mencari produk yang diinginkan.

"Nantinya juga akan disediakan aplikasi yang bisa diunduh melalui Playstore sehingga masyarakat luas mudah mengaksesnya. Dengan harapan produk UMKM asal Kudus juga semakin dikenal luas karena tersedia wadah pemasaran tersendiri," ujarnya.

Agar lebih dikenal masyarakat luas, pasar daring tersebut juga akan dikerjasamakan dengan marketplace atau toko daring yang sudah terkenal dengan harapan pemasaran produk UMKM juga lebih mudah.

Apalagi, kata dia, jumlah UMKM di Kabupaten Kudus cukup banyak karena data terbaru mencapai 15.984 pelaku UMKM yang tersebar di sembilan kecamatan, sehingga mereka perlu difasilitasi agar semakin berkembang dan bisa pulih setelah sempat terdampak pandemi Covid-19.


Simak Video Pilihan di Bawah Ini :

Simak berita lainnya seputar topik artikel ini, di sini :

jateng jawa tengah kudus

Sumber : Antara

Editor : Miftahul Ulum

Bergabung dan dapatkan analisis informasi ekonomi dan bisnis melalui email Anda.

Artikel Terkait



Berita Terkini Lainnya

Terpopuler

Download Aplikasi E-Paper sekarang dan dapatkan FREE AKSES selama 7 hari!

BisnisRegional

To top